Daftar 8 Film Korea Terbaik Paling Wajib Ditonton

Daftar 8 Film Korea Terbaik Paling Wajib Ditonton

Film Korea – Karya seni dari Korea Selatan memiliki target pemasaran tidak hanya di negaranya sendiri, tetapi juga di luar negeri. Contohnya Indonesia. Kebanyakan orang Indonesia suka mendengarkan musik dari Korea Selatan dan menonton serial TV, drama, dan film.

Tak hanya itu, mereka juga mengoleksi beberapa produk yang menjadikan aktris/aktor/idola sebagai modelnya. Penggemar K-Pop dan K-Drama tidak segan-segan membeli merchandise dari idolanya.

Beberapa orang menganggap penggemar K-Pop dan K-Drama terlalu berlebihan. Namun, semua yang mereka lakukan adalah untuk mendukung idola mereka. Tak jarang, mereka yang tidak menyukai K-Pop dan K-Drama juga akan menilai karya-karya yang dihasilkan aktor/penyanyi. Padahal mereka belum melihatnya.

Oleh karena itu, sebelum menilai suatu karya yang buruk, ada baiknya untuk melihatnya secara seksama terlebih dahulu. Berikut daftar film Korea yang bisa Grameds tonton untuk mengisi waktu luang atau menemani kuliah.

Rekomendasi Film Korea Terbaik Untuk Di Tonton

Berikut daftar rekomendasi film Korea yang telah dirangkum dari berbagai situs di internet.

1. A Moment to Remember

Rekomendasi film Korea pertama adalah film A Moment to Remember yang dirilis pada tahun 2004. Meski sudah tayang cukup lama, film ini masih layak untuk ditonton hingga saat ini. Film ini menyajikan kisah romantis. Secara garis besar drama ini menceritakan tentang seorang wanita bernama Kim Su Jin.

Karakter wanita mencintai pria yang sudah menikah. Tentu saja, cinta itu bertepuk sebelah tangan. Kemudian, petualangan cinta Kim Su Jin berlanjut hingga ia bertemu dengan Chul Soo. Mereka jatuh cinta.

Namun, lagi-lagi kisah cinta Kim Su Jin tidak berjalan mulus. Ini karena Kim Su Jin menderita Alzheimer.

2. Train to Busan

Film Train to Busan dirilis pada tahun 2016. Film ini mendapatkan rating yang tinggi. Deretan aktor dan aktris papan atas ikut membintangi film ini. Salah satunya adalah Gong Yoo yang berperan sebagai ayah.

Film ini bercerita tentang infeksi zombie yang menyerang penumpang kereta api. Seorang putra dan ayah (Gong Yoo) sedang bepergian ke Busan. Namun sayangnya salah satu penumpang terinfeksi virus zombie.

Virus menyebar dengan cepat ke semua penumpang. Mereka harus berlari dan menutup beberapa pintu gerbong untuk bertahan hidup. Penonton akan dibuat terharu di setiap adegannya. Pasalnya, untuk kabur dari serangan zombie membutuhkan taktik yang cerdas dan cepat.

3. Miracle in Cell No.7

Hal yang perlu disiapkan saat menonton film Miracle in Cell No.7 adalah tisu. Film ini mampu membuat bendungan air mata Grameds jebol. Film ini pertama kali ditayangkan pada tahun 2013. Film ini juga dibuat ulang di beberapa negara salah satunya Indonesia.

Film Miracle in Cell No.7 bercerita tentang seorang ayah yang bermasalah dengan kesehatan mentalnya. Suatu hari dia didakwa sebagai pembunuh. Namun, tuduhan ini sama sekali tidak benar.

Dia juga berakhir di penjara karena tidak bisa berdebat atau melawan penegak hukum. Di penjara, dia memenuhi kebutuhan lain. Mereka akur. Sampai-sampai bantuan lain membantunya menyelundupkan anak itu agar bisa masuk penjara.

Namun sayang film ini berakhir menyedihkan karena sang ayah harus menerima hukuman mati. Meski berkali-kali mengelak, aparat penegak hukum tetap menjatuhkan hukuman mati karena mendapat ancaman dari musuh.

4. Oldboy

Film Oldboy tayang perdana pada tahun 2013. Film ini berhasil meraih rating yang tinggi, tentunya tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Film yang disutradarai oleh Park Chan Wook ini merupakan film kedua dari Trilogi Vengeance.

Cerita dalam film ini diadaptasi dari manga karya Nobuaki Minegishi dengan judul yang sama. Film ini tentang seorang pria bernama Oh Dae Su yang dikurung selama 15 tahun. Dia tidak pernah tahu identitas penculik dan tujuannya menculiknya.

Film ini mengadaptasi genre neo-noir yang tidak akan pernah gagal memukau penonton di setiap adegannya.

Baca Juga: Daftar 10 Film Marvel Cinematic Universe Terbaik Untuk Masuk List

5. Film Along with the Gods: the Two Worlds

Film Along with the Gods: the Two Worlds bercerita tentang kehidupan setelah kematian. Dengan mengadaptasi genre afterlife fantasy, film ini cocok dengan tema besar yang diangkat.

Film ini berfokus pada karakter Kim Ja Hong (Cha Tae Hyun) setelah kematian. Setelah dia meninggal, dia ditemani oleh tiga malaikat untuk melewati tujuh neraka. Ada beberapa adegan aksi dengan setan. Film ini tidak benar-benar menang untuk komedi. Tentunya dengan rasa yang berdebar dan komedi akan membuat emosi penonton naik turun.

6. A Taxi Driver

Film A Taxi Driver pertama kali tayang pada tahun 2017. Secara garis besar film ini menceritakan tentang pemberontakan yang terjadi di Gwangju pada tahun 1980. Cerita yang diceritakan dalam film ini menggunakan referensi kejadian nyata.

Secara sederhana, film ini bercerita tentang seorang reporter dan seorang sopir yang secara tidak sengaja terlibat dalam pemberontakan. Premis yang diambil adalah interaksi antara jurnalis Jerman Jurgen Hinzpeter dan pengemudi Kim Sa Bok.

7. My Annoying Brother

Film My Annoying Brother merupakan salah satu film rekomendasi dari Korea Selatan yang memiliki rating tinggi. Film ini akan menggugah perasaan penonton. Di dalamnya akan ada komedi, hubungan kakak dan adik, dan saat-saat kakak laki-laki meninggal.

Film ini dibintangi Jung-suk, Do Kyung-soo dan Park Shin Hye. Dalam film ini diceritakan bahwa Doo Young (D.O EXO) memiliki seorang kakak laki-laki yang menyebalkan bernama Doo-Shik (Jo Jung Suk).

Setiap hari mereka selalu memukul, tapi tetap saling dendam. Hingga suatu hari Doo Young kehilangan penglihatannya dan Doo Shik terkena penyakit yang tidak berlangsung lama.

Doo Shik mencoba membuat rumah yang aman untuk Doo Young. Sekaligus membuatnya terus berjuang untuk hidupnya meski visinya telah hilang.

8. Parasite

Film Parasite dirilis pada tahun 2019. Film ini memenangkan penghargaan Oscar 2020 untuk kategori film terbaik. Film ini menceritakan tentang ketimpangan antara orang kaya dan miskin di Korea Selatan.

Ketidakseimbangan dalam hubungan dapat dilihat dari gaya hidup dan rumah mereka. Kemudian, keluarga miskin berusaha menjadi kaya dan hidup berkecukupan dengan melakukan banyak hal. Setelah menonton film ini, penonton akan disadarkan bahwa kejahatan terjadi karena perbedaan yang sangat mencolok antara si miskin dan si kaya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *